TEKNIKPENGAMBILAN GAMBAR BERGERAK 1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle) Hal yang perlu diperhatikan dalam penataan kamera salah satunya adalah camera angle atau sudut pandang kamera. Pemilihan sudut pandang kamera dengan tepat akan mempertinggi visualisasi dramatik dari suatu cerita. 41 Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan yang sulit bergerak melalui percobaan 4.2 Mengidentifikasi penyebab benda bergerak (batere, per/pegas, dorongan tangan, dan magnet) Bumi dan Alam Semesta Standar Kompetensi 5. Mengenal berbagai benda langit dan peristiwa alam (cuaca dan musim) serta pengaruhnya terhadap kegiatan manusia. Gambar1. Uang Kerta Gambar 2. Tampilan Fitur "MAS Jawa T-Netra" Aplikasi "Mas Jawa T-Netra" untuk membantu permasalahan PDBK Tunanetra dalam membedakan nominal mata uang kertas melalui smartphone. Aplikasi ini cukup membantu PDBK Tunanetra dalam membedakan nominal ata uang kertas yang susah Alatgerak yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup juga bervariasi tergantung habitat dan jenisnya. Sehingga dapat diartikan bahwa ciri-ciri makhluk hidup adalah bergerak. Semua organisme bisa bergerak, namun tidak seluruh benda yang bergerak termasuk makhluk hidup. Karena harus memenuhi terlebih dahulu 9 ciri-ciri makhluk hidup. 3. gerakbenda yang mudah bergerak dengan benda yang sulit bergerak melalui percobaan. Mengidentifikas i penyebab benda bergerak ( batere, per/ pegas, dorongan tangan dan magnet ) PKN : Menerapkan hak anak baju putih rok hitam cocok dengan jilbab warna apa. Satu-satunya gaya yang bekerja pada benda dan menyebabkan benda mengalami perlambatan dalam soal ini adalah gaya gesek sehingga yang paling mungkin melakukan usaha adalah gaya gesek bukan benda. Kita asumsikan maksud dari pertanyaan pada soal ini adalah besar usaha yang dilakukan oleh gaya gesek, maka besarnya akan sama dengan besar perubahan energi mekanik benda. Energi potensial benda tidak berubah dalam soal ini sehingga usahanya sama dengan besar perubahan energi kinetik benda. Kecepatan benda setelah diperlambat 3 s dapat kita peroleh dari persamaan gerak lurus berubah beraturan dengan demikian besar usaha oleh gaya gesek tersebut besar usaha yang dilakukan oleh gaya gesek adalah 27 J usahanya negatif, pada soal ini kita ambil besarnya saja. Jadi jawaban yang tepat adalah pilihan B ο»ΏKetika kalian menonton balapan motoGP di televisi coba perhatikan kecepatan pembalap ketika berada di lintasan lurus. Ketika berada di lintasan lurus, para pembalap bergerak dengan laju semakin cepat. Namun, ketika berada di tikungan, pembalap mengurangi laju motornya. Tahukah kalian disebut apakah penambahan atau pengurangan kecepatan motor pada kasus di atas? Kalian dapat menemukan jawabannya dengan menyimak secara seksama penjelasan berikut ini. Pengertian Percepatan Dalam kehidupan sehari-hari, sulit menemukan benda atau materi yang bergerak dengan kecepatan yang konstan. Misalnya saat kalian berangkat ke sekolah, tentunya kalian berjalan dengan kecepatan tertentu. Kalian bisa saja berjalan lambat, cepat atau terkadang lambat terkadang cepat. Jika kalian berjalan semakin lama semakin cepat berarti kalian melakukan percepatan. Namun, jika kalian berjalan semakin lama semakin lambat berarti kalian melakukan perlambatan. Dari fenomena percepatan dan perlambatan tersebut, ada satu hal yang menghubungkan keduanya, yaitu adanya perubahan kecepatan. Jadi, perlambatan dan percepatan pada intinya adalah sama, yaitu menunjukkan perubahan kecepatan setiap waktu, sehingga dapat disimpulkan bahwa Percepatan acceleration adalah perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Percepatan merupakan besaran vektor, sehingga nilainya dapat berharga positif atau negatif. Percepatan yang berharga negatif disebut perlambatan. Sedangkan percepatan yang berharga positif disebut percepatan saja. Arah perlambatan berlawanan dengan arah percepatan. Alat untuk mengukur besar percepatan suatu benda yang bergerak disebut accelerometer. Macam-Macam Percepatan Kita telah tahu bahwa dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit sekali menemukan benda yang bergerak dengan percepatan yang konstan. Suatu benda yang bergerak mempunyai percepatan yang berubah-ubah. Dengan demikian, kita tidak dapat menghitung percepatan secara tepat. Yang bisa kita hitung adalah percepatan rata-rata dan percepatan sesaat benda tersebut. 1. Percepatan Rata-Rata Percepatan rata-rata adalah hasil bagi antara perubahan kecepatan v dengan selang waktu t yang digunakan selama perubahan kecepatan tersebut. 2. Percepatan Sesaat Percepatan sesaat adalah perubahan kecepatan dalam selang waktu yang sangat singkat mendekati nol. Rumus Percepatan Dalam artikel tentang kelajuan dan kecepatan, kedua besaran tersebut mempunyai dua jenis yaitu kelajuan atau kecepatan rata-rata dan sesaat dimana setiap besaran memiliki rumus yang berbeda. Begitupun dengan percepatan. Rumus untuk percepatan rata-rata dengan percepatan sesaat juga berbeda. 1. Rumus Percepatan Rata-Rata Berdasarkan definisi percepatan rata-rata di atas, maka secara matematis percepatan rata-rata dapat dituliskan dalam persamaan sebagai berikut Jika suatu benda yang bergerak mengalami perubahan kecepatan dalam selang waktu t1, t2, dan t3 maka rumus percepatan rata-rata dapat ditulis sebagai berikut 2. Rumus Percepatan Sesaat Untuk menghitung percepatan sesaat a gerak suatu benda diperlukan waktu yang sangat singkat, yaitu nilai t mendekati nol. Secara matematis, persamaan percepatan sesaat dapat ditulis sebagai berikut Grafik Percepatan Sama halnya dengan kelajuan dan kecepatan, pada besaran percepatan juga terdapat beberapa jenis grafik gerak suatu benda, yaitu sebagai berikut 1. Grafik hubungan jarak terhadap waktu grafik s-t 2. Grafik hubungan kecepatan terhadap waktu grafik v-t 3. Grafik hubungan percepatan terhadap waktu grafik a-t Contoh Soal Tentang Percepatan dan Pembahasannya Contoh Soal 1 Sebuah bus berhenti untuk menaikkan penumpang. Setelah penumpang naik, bus tersebut melanjutkan perjalanan ke utara. Setelah berjalan 20 sekon, kecepatan bus menjadi 36 km/jam. Berapakah besar percepatannya? penyelesaian v1 = 0 m/s bus berhenti v2 = 36 km/jam v2 = 36 1000/3600 m/s v2 = 10 m/s t1 = 0 s t2 = 20 s Ditanya = a a = v2 – v1/ t2 – t1 a = 10 – 0/20 – 0 a = 0,5 m/s2 jadi percepatan bus tersebut adalah 0,5 m/s2 Contoh Soal 2 Seoarang siswa mengendarai sepeda dengan kecepatan 7,2 km/jam. Pada suatu tanjakan, siswa tersebut mengurangi kecepatannya sebesar 0,5 m/s2 selama 2 sekon. Berapakah kecepatan akhir siswa tersebut? Penyelesaian v1 = 7,2 km/jam v1 = 7,2 m/s v1 = 2 m/s a = βˆ’0,5 m/s2 tanda negatif menunjukkan perlambatan t = 2 s Ditanya = v2 Dari persamaan percepatan berikut a = v2 – v1/t Kita mendapatkan persamaan v2 = v1 + at v2 = 2 + βˆ’0,5 Γ— 2 v2 = 1 m/s v2 = 3,6 km/jam jadi, kecepatan akhirnya adalah 3,6 km/jam. Contoh Soal 3 Sebuah mobil balap bergerak dalam lintasan lurus dan dinyatakan dalam persamaan vt = 10 – 8t + 6t2, dengan t dalam sekon dan v dalam m/s. Tentukan percepatan mobil balap tersebut pada saat t = 3 s! Penyelesaian Persamaan kedudukan vt = 10 – 8t + 6t2 Untuk t = 3 β†’ v3 = 10 – 83 + 632 = 40 m/s Ambil 3 selang waktu t yang berbeda, misalkan t1 = 0,1 s; t2 = 0,01 s; t3 = 0,001 s Untuk t = 0,1 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,1 = 3,1 s v3,1 = 10 – 83,1 + 63,12 = 42,86 m/s arata-rata = v2 – v1/ t2 – t1 arata-rata = 42,86 – 40/ 3,1 – 3 arata-rata = 28,6 m/s2 Untuk t = 0,01 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,01 = 3,01 s v3,01 = 10 – 83,01 + 63,012 = 40,2806 m/s arata-rata = v2 – v1/ t2 – t1 arata-rata = 40,2806 – 40/ 3,01 – 3 arata-rata = 28,06 m/s2 Untuk t = 0,001 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,001 = 3,001 s v3,001 = 10 – 83,001 + 63,0012 = 40,028006 m/s arata-rata = v2 – v1/ t2 – t1 arata-rata = 40,028006 – 40/ 3,001 – 3 arata-rata = 28,006 m/s2 kemudian selang waktu dan percepatan rata-rata dimasukkan dalam tabel berikut ini. t s a m/s2 0,1 28,6 0,01 28,06 0,001 28,006 Berdasarkan tabel di atas, nampak bahwa untuk nilai t yang makin kecil mendekati nol, percepatan rata-rata makin mendekati nilai 28 m/s2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa percepatan sesaat pada saat t = 3 s adalah 28 m/s2. Demikianlah artikel tentang definisi percepatan, jenis-jenis percepatan, rumus dan contoh soal tentang percepatan beserta penyelesaiannya. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Terimakasih atas kunjungannya dan sampai jumpa di artikel berikutnya. Perhatikan gambar di bawah. Pernahkah kalian naik kereta api? Jika pernah tentunya kalian sudah tahu bahwa sebagian besar bentuk lintasan kereta api rel adalah lurus. Ketika kereta api sudah melaju selama beberapa menit dari stasiun, biasanya masinis mengondisikan kecepatan kereta menjadi konstan atau tetap. Di dalam fisika disebut apakah gerak kereta api pada rel yang lurus dengan kecepatan stabil seperti pada kasus di atas? untuk menjawab pertanyaan ini simak secara seksama penjelasan-penjelasan berikut ini. Pengertian Gerak Lurus Beraturan Gerak lurus beraturan atau GLB merupakan salah satu dari sekian banyak jenis gerak benda. Untuk mengetahui dengan mudah definisi dari GLB kita cermatai dahulu asal kata gerak lurus beraturan. Kata gerak lurus beraturan terbentuk dari tiga kata dasar, yaitu gerak, lurus dan teratur. Gerak berarti perubahan posisi atau kedudukan. Lurus menyatakan bentuk lintasan yang lurus dan teratur menyatakan besar kecepatan yang konstan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Gerak Lurus Beraturan atau disingkat GLB adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan yang tetap konstan pada selang waktu tertentu. Yang dimaksud dengan kecepatan tetap adalah benda menempuh jarak yang sama untuk selang waktu yang sama. Misalkan sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam, artinya tiap 1 jam mobil menempuh jarak 60 km, tiap Β½ jam mobil menempuh jarak 30 km, atau tiap 1 menit mobil menempuh jarak 1 km. Namun pada kenyataannya, benda yang melakukan gerak lurus beraturan sangat sulit ditemukan karena pada umumnya benda yang bergerak akan mengalami percepatan dan perlambatan sehingga kecepatan menjadai tidak konstan. Benda hanya melakukan gerak lurus beraturan untuk beberapa waktu tertentu. Contohnya adalah sebuah kereta api yang bergerak pada lintasan rel yang lurus dan mobil yang bergerak di jalan tol bebas hambatan. Ciri-Ciri Gerak Lurus Beraturan Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus beraturan GLB apabila memenuhi beberapa ciri atau karakteristik sebgai berikut 1. Lintasannya berbentuk garis lurus 2. Kecepatan benda tetap v = konstan 3. Percepatan benda nol a = 0 Kecepatan benda yang bergerak lurus beraturan akan bernilai sama dengan kelajuannya jika panjang lintasan atau jarak sama dengan besar perpindahan benda tersebut. Namun jika jarak tempuh tidak sama dengan perpindahan benda maka besar kecepatan benda lebih kecil daripada kelajuannya. Rumus-Rumus Pada Gerak Lurus Beraturan Persamaan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan GLB adalah sebagai berikut Rumus Kecepatan Rumus kecepatan pada GLB dapat dituliskan sebagai berikut Keterangan v = kecepatan m/s s = perpindahan m t = waktu s Rumus Kelajuan Rumus kelajuan pada GLB dapat dituliskan sebagai berikut Keterangan v = kelajuan m/s s = jarak m t = waktu s rumus kecepatan dan kelajuan di atas memang terlihat sama akan tetapi secara harfiah kedua besaran ini berbeda. Kecepatan merupakan besaran vektor sehingga dapat berharga positif atau negatif sedangkan kelajuan merupakan besaran skalar sehingga nilainya selalu positif. Info penting! Rumus kecepatan dan kelajuan di atas merupakan rumus kecepatan sesaat dan kelajuan sesaat, karena pada dasarnya sulit sekali ditemukan benda yang dapat bergerak dengan kecepatan yang konstan. Suatu benda hanya mengalami kecepatan yang konstan dalam selang waktu yang sangat singkat sehingga digunakanlah rumus kecepatan dan kelajuan sesaat. Kelajuan sesaat adalah total jarak yang ditempuh suatu benda pada selang waktu yang sangat pendek. Sedangkan kecepatan sesaat adalah total perpindahan yang ditempuh suatu benda pada selang waktu yang sangat pendek. Karena kecepatan sesaat terjadi dalam waktu yang sangat singkat, maka kelajuan sesaat merupakan besar/nilai dari kecepatan sesaat. Sehingga dalam gerak lurus beraturan GLB, konsep kecepatan dan kelajuan dianggap sama. Berdasarkan rumus kecepatan di atas, maka kita dapat mengetahui persamaan perpindahan, yaitu sebagai berikut Keterangan s = perpindahan m v = kecepatan m/s t = waktu s Rumus Jarak Dari persamaan kelajuan di atas, maka rumus jarak dapat dituliskan sebgai berikut Jika benda selama selang waktu tertentu telah menempuh jarak sejauh s0 maka jarak akhir st benda tersebut dirumuskan Keterangan s = jarak m s0 = jarak awal m st = jarak akhir m v = kelajuan m/s t = waktu s sama halnya dengan konsep kecepatan dan kelajuan pada gerak lurus beraturan GLB, perpindahan dan jarak juga dianggap sama. Namun secara harfiah perpindahan dan jarak merupakan besaran yang berbeda. Untuk lebih memahami perbedaan jarak dan perpindahan silahkan baca artikel tentang konsep jarak dan perpindahan. Macam-Macam Grafik Pada Gerak Lurus Beraturan Dalam gerak lurus beraturan GLB terdapat 3 jenis grafik, yaitu grafik hubungan jarak terhadap waktu, grafik hubungan kecepatan terhadap waktu dan grafik hubungan percepatan terhadap waktu. Ketiga jenis grafik tersebut berbentuk kurva linear lurus. Berikut ini adalah gambar grafik gerak benda pada GLB Grafik Hubungan Jarak Terhadap Waktu Grafik s-t Pada GLB Dari gambar grafik di atas, kita dapat menentukan besar atau nilai kecepatan yang dialami benda yaitu Grafik Hubungan Kecepatan Terhadap Waktu Grafik v-t Pada GLB Dari grafik v-t di atas, kita dapat menentukan panjang lintasan atau jarak yang ditempuh benda. Panjang lintasan akan sama dengan luas daerah yang dibentuk kurva dengan sumbu t. Grafik Hubungan Percepatan Terhadap Waktu Grafik a-t Pada GLB Karena dalam gerak lurus beraturan GLB nilai percepatan benda adalah nol, maka bentuk grafik hubungan percepatan terhadap waktu pada GLB adalah sebagai berikut Contoh Soal GLB dan Pembahasannya Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Pada jarak 18 km dari arah yang berlawanan, sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 90 km. kapan dan dimana kedua mobil akan berpapasan? Penyelesaian v1 = 72 km/jam = 20 m/s v2 = 90 km/jam = 25 m/s Jarak kedua mobil = PQ = 18 km = m Misalkan titik R merupakan titik dimana kedua mobil berpapasan, maka PQ = PR + QR Dengan PR = jarak tempuh mobil 1 hijau QR = jarak tempuh mobil 2 merah Sehingga PQ = v1t + v2t = 20t + 25t = 45t 45 t = t = 400 s PQ = v1t = 20 m/s400 s = m = 8 km QR = v2t = 25 m/s400 s = m = 10 km Jadi kedua mobil tersebut berpapasan setelah 400 s bergerak, dan setelah mobil pertama menempuh 8 km atau setelah mobil kedua menempuh jarak 10 km. Demikianlah artikel tentang pengertian gerak lurus beraturan GLB, ciri-ciri, rumus, grafik dan contoh soal GLB beserta pembahasannya. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Terimakasih atas kunjungannya dan sampai jumpa di Artikel berikutnya. BAB 7 GERAK BENDA Tema Kegiatan Gambar 1 Delman dan Becak Lihatlah gambar di atas kegiatan apa yang dilakukan. Benda itu ada di jalan, benda itu untuk angkutan, kuda menarik kereta sehingga kereta akan bergerak. Abang becak mengayuh becak, becak akan bergerak. Benda itu menggunakan roda maka benda itu mudah digerakkan. B. Benda Yang Mudah Bergerak Gambar 2 Kaleng Kaleng susu mudah bergerak. Kaleng susu berbentuk bundar karena berbentuk bundar kaleng susu mudah bergerak. Gambar 3 Gerobak Ini gerobak, gerobak memiliki roda-roda berbentuk bundar. Roda juga mudah bergerak sehingga gerobak ini mudah bergerak. Roda digunakan pada delman, karena roda delman bundar delman mudah bergerak. Roda digunakan pada becak, karena roda becak bundar becak mudah bergerak. Gambar 4 Bola Bola mudah bergerak, bola berbentuk bulat, benda yang berbentuk bulat mudah untuk bergerak. C. Benda Yang Sulit Bergerak Gambar 5 Penghapus Karet penghapus tidak bundar, karet penghapus berbentuk kotak, karet penghapus sulit bergerak. Gambar 6 Penghapus papan tulis Ini penghapus papan tulis berbentuk balok menjadikan benda ini sulit bergerak. Silahkan Tonton Video Pembelajaran Berikut Ini Back359Size KiBEkstensi File jpgPanjang 1524 pxTinggi 1000 pxDetail Gambar Benda Yang Sulit Bergerak Koleksi No. 18. Silahkan zoom untuk melihat ukuran gambar yang lebih besar dengan mengeklik ke arah gambar. File gambar ini memiliki lisensi tergantung dari penguploadnya berikanlah atribut kepada si pengupload gambar atau ke website ini untuk Gambar Benda Yang Sulit Bergerak Koleksi No. 18 Download Gambar

gambar benda yang sulit bergerak